FYI TRAVEL

Traveling Everydays

Breaking

Wednesday, 22 April 2020

Bali Minim Kasus Positif Corona ?

Media asing terheran-heran masyarakat di pulau Bali minim yang terkena kasus Virus Corona (Covid-19). Mereka menyoroti Bali sebagai wisata dunia yang banyak di singgahi oleh orang-orang luar negeri.
Gadis Bali (Pixabay.com)
John Mcbeth memberitakan lewat tulisan berjudul “Bali’s mysterious immunity to Covid-19” di Asiatimes.com. 

"Dua kematian Covid-19 di pulau itu sejauh ini adalah orang asing, termasuk seorang perempuan Inggris dengan masalah kesehatan yang mendasarinya," tulisnya dikutip dari Historia.id

Mcbeth menulis keheranannya melihat di Bali tak ada cerita luapan pasien di rumah sakit. Peningkatan jumlah yang tajam di krematorium atau bukti lainnya yang bisa menunjukkan merajalelanya virus ini di pulau itu juga tak tampak. 

"Padahal dari 4,2 juta populasi di Pulau Dewata, ribuannya adalah warga negara asing. Lambatnya kasus Covid-19 di Bali pun disebut sebagai fenomena 'kekebalan yang misterius'." tulis media asing itu.

BACA JUGA : Wabah Penyakit Calon Arang
Bagaimana cara orang Bali mempertahankan diri dari wabah penyakit menjadi menarik. Mengingat pulau itu adalah tujuan wisata dari seluruh dunia. Ditambah lagi, berdasarkan keterangan Mcbeth, jumlah kedatangan wisatawan Tiongkok ke Bali meningkat sebesar 3 persen pada Januari 2020. Itu adalah bulan yang sama ketika Wuhan menetapkan kebijakan lockdown.
Sebelumnya, Asia Times mengutip cerita seorang blogger asal Bali, Rio Helmi juga heran mengapa Bali memiliki jumlah kasus Corona yang rendah. Sejauh ini korban meninggal akibat Corona di Bali adalah warga asing.
Patuh dan Tetap Waspada
Dalang I Gede Wiratmaja Karang yang juga dosen Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar dan guru SMKN I Bangli, bercerita dalam pertunjukan wayang nya tentang pertemuan antara Batara Kresna dengan Balatentara Bhatari Durga untuk mengirimkan sebuah penyakit kepada penduduk. Batara Kresna bertanya ke Balatentara itu berapa banyak penduduk yang akan di kenai wabah penyakit. Seribu orang jawab Balatentara itu. Diakhir cerita ternyata malah lebih kata Kresna, Balatentara menjawab mereka lari karena ketakutan dan tidak patuh kepada raja.
Dari cerita tersebut, mungkin tersimpan jawaban mengapa kasus Covid-19 di Bali relatif lebih lambat dibandingkan wilayah lain.
I Gede Wiratmaja Karang menjelaskan bagi orang Bali, ada empat guru utama (catur guru) yang harus dipatuhi, yaitu pendeta sebagai guru pengajian, pemerintah sebagai guru wisesa, apa yang termuat dalam kitab sebagai guru swadhyaya, dan orangtua sebagai guru rupaka.
“Itu (catur guru, red.) patuhi saja. Kita tetap waspada, tidak usah dibesar-besarkan, hadapi dengan tenang, ikuti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah, pasti berhasil,” katanya dalam diskusi “Eksistensi Wabah: Fakta Masa Lampau Hadir pada Masa Kini”, yang diadakan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) melalui aplikasi Zoom di Jakarta, Selasa (21/4/2020) dikutip dari Historia.id

BACA JUGA : Mengarak Bendera Pusaka Kiai Tunggul Wulung
Update Kasus Corona di Bali
Sementara itu, jumlah kasus positif Covid-19 di Bali terus bertambah. Pada Rabu (22/4/2020), ada penambahan 2 pasien positif, sehingga totalnya menjadi 152 orang. 

"Data pasien positif kembali bertambah menjadi 152 orang. Keduanya WNI yakni 1 orang transmisi lokal dan 1 orang imported case," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali, Dewa Made Indra dikutip dari Kompas.com
Jumlah kasus positif Covid-19 di Bali terus bertambah. Pada Rabu (22/4/2020), ada penambahan 2 pasien positif, sehingga totalnya menjadi 152 orang. "Data pasien positif kembali bertambah menjadi 152 orang. Keduanya WNI yakni 1 orang transmisi lokal dan 1 orang imported case," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali, Dewa Made Indra, Rabu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UPDATE Bali: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 2, 1 Orang Meninggal", https://denpasar.kompas.com/read/2020/04/22/20320091/update-bali-kasus-positif-covid-19-bertambah-2-1-orang-meninggal.
Penulis : Kontributor Bali, Robinson Gamar
Editor : Robertus Belarminus
Jumlah kasus positif Covid-19 di Bali terus bertambah. Pada Rabu (22/4/2020), ada penambahan 2 pasien positif, sehingga totalnya menjadi 152 orang. "Data pasien positif kembali bertambah menjadi 152 orang. Keduanya WNI yakni 1 orang transmisi lokal dan 1 orang imported case," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali, Dewa Made Indra, Rabu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UPDATE Bali: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 2, 1 Orang Meninggal", https://denpasar.kompas.com/read/2020/04/22/20320091/update-bali-kasus-positif-covid-19-bertambah-2-1-orang-meninggal.
Penulis : Kontributor Bali, Robinson Gamar
Editor : Robertus Belarminus
Kabar baiknya, pasien sembuh bertambah 5 orang sehingga totalnya menjadi 47 orang. Pasien sembuh seluruhnya adalah pekerja migran yang sempat menjalani perawatan. Mereka diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.

Hingga Rabu, terdapat 101 pasien yang sedang menjalani perawatan di 11 RS rujukan dan tempat karantina yang dikelola oleh Pemprov Bali. Mengenai adanya tambahan kasus meninggal, Dewa Indra mengatakan, pasien tersebut merupakan pekerja migran berusia 43 tahun.

Sumber : Historia.id, Detik.com, Kompas.com

No comments:

Post a comment