FYI TRAVEL

Traveling Everydays

Breaking

Wednesday, 22 April 2020

Harapan Netizen di Hari Bumi 2020

Hari Bumi Sedunia diperingati setiap tanggal 22 April 2020. Hari Bumi pertama kali dicetuskan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970 seorang pengajar Lingkungan Hidup.

Gagasan tersebut muncul karena pada awal 1960-an di Amerika Serikat, ketika itu orang-orang mulai sadar tentang efek pencemaran lingkungan. Isu pencemaran lingkungan ini juga diangkat dalam buku karya Rachel Carson berjudul Silent Spring yang terbit pada 1962.

Buku ini berkisah soal bahaya pestisida di perdesaan Amerika. Beberapa tahun setelahnya, terjadi kebakaran besar di Sungai Cuyahoga, Cleveland yang disebabkan oleh pembuangan limbah kimia ke sungai. Beberapa peristiwa tersebut kemudian mendorong orang untuk melindungi sumber daya alam.

Kemudian pada 1969, mulai bermunculan aktivis peduli lingkungan yang fokus pada isu-isu pencemaran lingkungan berskala besar, seperti polusi udara yang disebabkan pabrik dan pembuangan limbah yang belum diatur secara ketat. Hanya sedikit masyarakat Amerika pada tahun itu yang mengenal istilah daur ulang.

BACA JUGA : Cara Efektif Jika Diserang Hiu

Di tahun 2020 khusus nya di Indonesia, Hari Bumi 2020 disikapi dengan aksi nyata, masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah dibandingkan diluar. Hal tersebut tentu baik untuk bumi kita sebab Hari Bumi 2020 ini, dirayakan di tengah pandemi virus Covid-19 yang mewabah di Indonesia dan belahan dunia. Beragam cara netizen untuk mengucapkan Hari Bumi Sedunia 2020, salah satu nya dengan membuat postingan di instagram bertemakan 'Alam Raya'. Berikut selengkapnya.
Gagasan tersebut muncul pada awal 1960-an di Amerika Serikat, ketika orang-orang mulai sadar tentang efek pencemaran lingkungan. Isu pencemaran lingkungan ini juga diangkat dalam buku karya Rachel Carson berjudul Silent Spring yang terbit pada 1962. Buku ini berkisah soal bahaya pestisida di perdesaan Amerika. Beberapa tahun setelahnya, terjadi kebakaran besar di Sungai Cuyahoga, Cleveland yang disebabkan oleh pembuangan limbah kimia ke sungai. Beberapa peristiwa tersebut kemudian mendorong orang untuk melindungi sumber daya alam. Kemudian pada 1969, mulai bermunculan aktivis peduli lingkungan yang fokus pada isu-isu pencemaran lingkungan berskala besar, seperti polusi udara yang disebabkan pabrik dan pembuangan limbah yang belum diatur secara ketat. Hanya sedikit masyarakat Amerika pada tahun itu yang mengenal istilah daur ulang.

Baca selengkapnya di artikel "Hari Bumi 22 April Jadi Google Doodle, Bagaimana Asal Mulanya?", https://tirto.id/eQba
Gagasan tersebut muncul pada awal 1960-an di Amerika Serikat, ketika orang-orang mulai sadar tentang efek pencemaran lingkungan. Isu pencemaran lingkungan ini juga diangkat dalam buku karya Rachel Carson berjudul Silent Spring yang terbit pada 1962. Buku ini berkisah soal bahaya pestisida di perdesaan Amerika. Beberapa tahun setelahnya, terjadi kebakaran besar di Sungai Cuyahoga, Cleveland yang disebabkan oleh pembuangan limbah kimia ke sungai. Beberapa peristiwa tersebut kemudian mendorong orang untuk melindungi sumber daya alam. Kemudian pada 1969, mulai bermunculan aktivis peduli lingkungan yang fokus pada isu-isu pencemaran lingkungan berskala besar, seperti polusi udara yang disebabkan pabrik dan pembuangan limbah yang belum diatur secara ketat. Hanya sedikit masyarakat Amerika pada tahun itu yang mengenal istilah daur ulang.

Baca selengkapnya di artikel "Hari Bumi 22 April Jadi Google Doodle, Bagaimana Asal Mulanya?", https://tirto.id/eQba
Gagasan tersebut muncul pada awal 1960-an di Amerika Serikat, ketika orang-orang mulai sadar tentang efek pencemaran lingkungan. Isu pencemaran lingkungan ini juga diangkat dalam buku karya Rachel Carson berjudul Silent Spring yang terbit pada 1962. Buku ini berkisah soal bahaya pestisida di perdesaan Amerika. Beberapa tahun setelahnya, terjadi kebakaran besar di Sungai Cuyahoga, Cleveland yang disebabkan oleh pembuangan limbah kimia ke sungai. Beberapa peristiwa tersebut kemudian mendorong orang untuk melindungi sumber daya alam. Kemudian pada 1969, mulai bermunculan aktivis peduli lingkungan yang fokus pada isu-isu pencemaran lingkungan berskala besar, seperti polusi udara yang disebabkan pabrik dan pembuangan limbah yang belum diatur secara ketat. Hanya sedikit masyarakat Amerika pada tahun itu yang mengenal istilah daur ulang.

Baca selengkapnya di artikel "Hari Bumi 22 April Jadi Google Doodle, Bagaimana Asal Mulanya?", https://tirto.id/eQba
Gagasan tersebut muncul pada awal 1960-an di Amerika Serikat, ketika orang-orang mulai sadar tentang efek pencemaran lingkungan. Isu pencemaran lingkungan ini juga diangkat dalam buku karya Rachel Carson berjudul Silent Spring yang terbit pada 1962. Buku ini berkisah soal bahaya pestisida di perdesaan Amerika. Beberapa tahun setelahnya, terjadi kebakaran besar di Sungai Cuyahoga, Cleveland yang disebabkan oleh pembuangan limbah kimia ke sungai. Beberapa peristiwa tersebut kemudian mendorong orang untuk melindungi sumber daya alam. Kemudian pada 1969, mulai bermunculan aktivis peduli lingkungan yang fokus pada isu-isu pencemaran lingkungan berskala besar, seperti polusi udara yang disebabkan pabrik dan pembuangan limbah yang belum diatur secara ketat. Hanya sedikit masyarakat Amerika pada tahun itu yang mengenal istilah daur ulang.

Baca selengkapnya di artikel "Hari Bumi 22 April Jadi Google Doodle, Bagaimana Asal Mulanya?", https://tirto.id/eQba
@hendriwlsss
Di alam saya senang berlama lama karena di kota terlalu banyak drama yang terjadi.
Drama yang membuat orang memalsukan senyuman dan canda tawa.

@dhian_hardjodisastro
Selamat Hari Bumi
Satu hal yang mesti dipahami adalah bahwa umat manusia tidak bisa hidup tanpa bumi, namun planet indah ini dapat hidup tanpa manusia. Oleh karena itulah, sadarilah bahwa bumi juga punya hak hidup tanpa polusi yang disebabkan oleh tangan-tangan jahil manusia. Selamat Hari Bumi bagi semua orang yang masih mencintai bumi.

BACA JUGA : Berkumpul Bersama Keluarga
@ardanarsyah10
Semoga lekas sembuh Bumiku.
Yang datang akan kembali.
Yang tumbuh akan musnah.
Kita percaya semua pasti akan berakhir.
Doa kita semua tetap sama, berharap agar kondisi dapat kembali seperti semula.
Selamat hari Bumi.

@muhfaajri
Jika Alam Sudah Mulai Tidak Bersahabat Oleh Keserakahan Kita Maka Bersiap-siaplah Untuk Menerima Derita . Selamat Hari Bumi Untuk Semua Manusia Di Dunia.

 @aheryawan
Selamat Hari Bumi 2020.
Kita menjaga Bumi,
Bumi menjaga kita.
Yuk nikmati Bumi Indonesia dan Bumi semuanya.

Sumber : Tirto.id , dari sejumlah postingan instagram

No comments:

Post a comment