FYI TRAVEL

Traveling Everydays

Breaking

Wednesday, 1 April 2020

Mencicipi Minuman Tradisional Bali


Seorang penyuka minuman keras, Nanang Riyadi, yang pernah mencicipi minuman tradisional Bali (Arak Bali) menilai minuman ini kadar alkoholnya tidak terlalu keras.

"Arak bali ini nggak terlalu banyak kandungan alkoholnya. Saya akui ini karena Saya adalah penyuka minuman keras. Dan harganya pun relatif murah karena cukup dengan sekitar 50 ribu bisa dapat satu botol aqua besar, bisa dinikmati bersama teman. Tapi saran Saya jangan dioplos ataupun dicampur dengan minuman beralkhol lainnya karena bisa menghilangkan rasa khas dari arak ini, cukup dinikmati aja tanpa tambahan sungguh terasa kekhasan arak ini," tulis dalam blog nya di Kompasiana.

Dia menjelaskan Arak Bali merupakan minuman keras hasil fermentasi dari sari kelapa dan buah-buahan lain, mirip dengan tuak. Kadar alkoholnya 37-50%. Arak Bali juga digunakan dalam upacara-upacara adat di Bali. 

"Arak ini dari namanya saja sudah jelas berasal dari Bali dan sering digunakan dalam upacara-upacara adat. Dalam upacara menghormati para dewata arak akan dituangkan ke daun pisang yang sudah dibentuk seperti tangkup dan kemudian arak akan dicipratkan tangan kanan dengan bantuan sebuah bunga. Arak-arak untuk upacara biasanya mutu terendah karena arak terbaik akan diminum." jelas Dia.

Arak ini cukup populer juga di kalangan wisatawan di Bali dan salah satu resep cocktail yang terkenal adalah "arak attack" yaitu campuran Arak Bali dan orange juice

Menurut Dia, meskipun banyak turis mancanegara tidak akan terkesan dengan rasa arak dibanding minuman keras dunia lainnya namun keberadaan Arak Bali jelas membantu seorang asing menikmati liburannya dan mempromosikan pulau dewata.

"Bagi yang berkunjung ke Bali jangan lupa ya arak balinya." pungkasnya.

Arak Bali Legal

Untuk peredaran Arak Bali ini dipastikan sudah memiliki ijin, Gubernur Bali, I Wayan Koster memberikan ijin (legal) Arak Bali dan minuman tradisional Bali lainnya tertuang dalam Peraturan Gubernur No 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Aturan itu membuat arak dan minuman tradisional Bali lainnya legal.

Legalisasi arak Bali itu diharapkan bisa mengangkat ekonomi rakyat. Koster menyebut Pergub ini telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri dan telah diundangkan pada 29 Januari 2020. 

"Saya mengharapkan, dengan telah diatur dalam Pergub, maka minuman fermentasi khas Bali ini menjadi kekuatan ekonomi baru kita berbasis kerakyatan dan kearifan lokal Bali," ujar politisi partai PDIP itu, saat menyosialisasikan Pergub di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Rabu (5/2) dikutip dari Antara.

Sumber : Kompasiana, Antara
Foto : Instagram/@wen_saja

No comments:

Post a comment