FYI TRAVEL

Traveling Everydays

Breaking

Wednesday, 8 April 2020

Pariwisata, Industri Tahan Banting di Dunia ?

Taman Nasional Yosimite, Amerika Serikat. oleh Pixabay.com
Hampir pariwisata semua negara lumpuh akibat serangan virus COVID-19 atau Coronavirus, namun pengamat memprediksi industri pariwisata akan melejit kembali pasca wabah ini mereda.

Busyra Oryza, Corporate Communications Manager Pegipegi, mengatakan semua industri sedang 'down' termasuk industri pariwisata akibat wabah ini. Namun Dia optimis industri pariwisata akan bangkit, industri ini sangat besar dan tahan banting di dunia.

"Google dan Temasek memprediksi, pada tahun 2025 pasar industri online travel akan tumbuh menjadi US$78 miliar di Asia Tenggara," imbuh Busyra.

BACA JUGA : Ditengah Mewabahnya Pandemi Corona, DCF 2020 akan Tetap Berlangsung?

Sementar itu, biro-biro perjalanan mulai merancang strategi dan siasat agar bisa bangkit kembali, ketika situasi membaik setelah krisis Covid-19. Meskipun belum ada tanda-tanda wabah berlalu, namun biro perjalanan telah menyiapkan beragam program yang memikat wisatawan.

"Kami belum bisa memastikan seberapa lama hingga aktivitas travel dapat berjalan dengan normal. Namun kami sudah memulai sejak dini dengan membuat kampanye #NantiKitaPegipegiLagi," kata Busyra kepada ANTARA.

Tren Angka Kesembuhan Pasien Corona Naik

Sementara itu, jika dilihat tingkat kesembuhan pasien Corona pada 18 Maret 2020. Angka kesembuhan tercatat 11 orang, sedangkan angka kematian 19 orang. Sejak saat itu, angka kematian selalu mendominasi angka kesembuhan. Situasi belum berbalik hingga saat ini.

Namun kini, pelan tapi pasti, angka kesembuhan pasien Corona nampak semakin naik. Tinggal sedikit lagi, angka kesembuhan bakal mengalahkan dominasi angka kematian orang berkasus positif COVID-19.

BACA JUGA : Jurus Pageblug Corona Ala Dukun Sragen

Teramati dalam kurun sepekan terakhir, angka kesembuhan pasien Corona terus menanjak sedikit demi sedikit. Berturut-turut dari 31 Maret hingga 6 April kemarin.

Grafik perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia 7 April (situs Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19)
Bila dibandingkan antara pertambahan angka kesembuhan dan angka kematian per harinya, terlihat pertambahan angka kesembuhan lebih banyak dalam empat hari belakangan. Tentu ini perkembangan yang baik dan akan lebih cepat wabah ini mereda, sehingga industri-industri yang terdampak akan segera pulih kembali.

Sumber : Travel.tempo.co , Detik.com







No comments:

Post a comment