FYI TRAVEL

Traveling Everydays

Breaking

Friday, 10 April 2020

Sepeda Brompton Lambang Dari Kesuksesan

Brompton in mountain from pixabay.com
Tahun 1975 Andrew Ritchie, membuat sebuah desain sepeda lipat (desain sepeda Brompton pertama). Kemudian ia menawarkan desain sepedanya itu ke perusahaan besar sepeda Relaight, tetapi ditolak.

Ritchie, tidak pernah patah semangat. Dia berhasil mendapatkan 30 pesanan pertama sepeda lipatnya. Sepeda lipat Ritchie selalu terjual habis karena memang berbeda dengan yang lain, Sepeda lipat Ritchie dibuat secara Handmade.

Ritchi tidak pernah men-stok sepeda nya itu. Baginya memproduksi sepeda secara massal bisa merusak kualitas dan harga maka dari itu harga di luar Inggris akan menjadi sangat mahal termasuk di Indonesia.

BACA JUGA : Jabarano Cafe : Mendobrak Kevakuman Kopi Nusantara di Dunia

Di Indonesia sendiri yang memiliki sepeda Brompton hanya kalangan-kalangan tertentu. Sepeda ini sangat eksklusif, gambaran sepeda masa kini 'city bike' yang trendy. Bagi pecinta sepeda, banyak yang menyebutkan memiliki sepeda Brompton lambang dari kesuksesan, kejayaan dan kesempurnaan.

Di negeri asalnya Inggris, Brompton dibanderol dengan harga 40 jutaan, tetapi kalo sudah tiba di Indonesia bisa nyampe 50-60 juta per unitnya.

"Jadi kan Brompton itu masuk ke Indonesia dari Singapura. Kenapa dari sana, karena di sana ada Brompton Junction Singapore. Nah begitu barang masuk orang-orang Indonesia sudah nungguin dan rata-rata mereka adalah penjual yang akan melegonya dengan harga yang jauh lebih mahal. pokoknya sekarang harganya udah ngaco," beber Co-founder Good Ride Bike Cafedan Brompton Lovers, Adhi Pratama dikutip dari TodayLine.me

BACA JUGA : PO Rasa Sayang Lahir dari Perilaku Masyarakat Bima : Tidak Suka Sama Bus yang Ngebut

Bicara soal keunggulan, Brompton lebih unggul karena diproduksi dari hasil handmade sehingga sangat presisi dan stabil ketika digunakan. Hal ini berbeda dengan sepeda terkenal model lainnya.

"Kalau sepeda lipat yang lain dipakai itu goyang. Mau kita modifikasi bannya, shockbraker-nya atau part lainnya tetap goyang. Akan tetapi, kalau saya pakai Brompton itu gak goyang. Sangat stabil karena itu handmade, presisi sekali." ujarnya

Selain itu, sepeda Brompton juga sangat ringan terbuat dari bahan Titanium.

Sumber : dari sejumlah tulisan, TodayLine.me

No comments:

Post a comment